Minggu, 25 Juli 2021

Marketplace (Materi Lanjutan E-Commerce)

 Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh. Sebelum memulai pelajaran ini mari kita berdoa dulu agar kita selalu diberikan kesehatan dan mendapatkan ilmu yang bermanfaat.


A. Tujuan Pembelajaran

Setelah melakukan kegiatan mengamati, mengeksplorasi, mengasosiasi, dan mengkomunikasikan tentang materi marketplace peserta didik diharapkan dapat:

1. Menjelaskan tentang pengertian marketplace secara umum

2. Menyebutkan jenis-jenis market place dan menjelaskan kelebihan dan kekurangan marketplace

3. Menjelaskan keuntungan peluang bisnis online dengan marketplace dan memiliki website onilneshop sendiri


B. Materi Pelajaran

Ecommerce atau yang sering dikenal dengan transaksi perdagangan online di Indonesia memiliki masa depan cerah. Pasalnya, nilai transaksinya terus meningkat selama lima tahun terakhir. Marketplace adalah salah satu pemain terbesar dalam bisnis ecommerce Indonesia.

Berdasarkan data yang dirilis oleh katadata, pada tahun 2014 nilai transaksi perdagangan online Indonesia hanya berada di angka 25,1 triliun rupiah dan pada tahun 2016 sudah mencapai angka 108,4 triliun rupiah. Diperkirakan pada tahun 2018 nilai transaksi tersebut akan meningkat hingga 144,1 triliun rupiah.

Aktivitas jual beli secara online memang sedang naik daun dalam beberapa tahun belakangan. Mungkin Anda adalah salah satu dari sekian banyak orang yang berdagang di dunia maya.

Salah satu platform yang paling banyak digunakan untuk berdagang secara online di Indonesia adalah marketplace. Apakah Anda sudah familiar dengan istilah marketplace?

Atau mungkin Anda sudah menjadi salah satu pengguna marketplace? Sebenarnya apa itu marketplace? Apa saja jenis-jenisnya? Marketplace apa saja yang populer di Indonesia? Apa bedanya dengan online shop atau toko online biasa? Semua akan dibahas di artikel ini.


1. Pengertian Marketplace

Marketplace adalah perantara antara penjual dan pembeli di dunia maya. Situs marketplace bertindak sebagai pihak ketiga dalam transaksi online dengan menyediakan tempat berjualan dan fasilitas pembayaran. Bisa dikatakan marketplace adalah deparment store online.


2. Jenis-Jenis Marketplace

Pada umumnya terdapat dua jenis kerja sama di situs marketplace Indonesia, yaitu marketplace murni dan konsinyasi.

1. Marketplace Murni

Kerjasama marketplace murni adalah ketika situs marketplace hanya menyediakan lapak untuk berjualan dan fasilitas pembayaran. Penjual yang melakukan kerjasama marketplace diberikan keleluasaan lebih banyak dibandingkan kerjasama konsinyasi.

Penjual berkewajiban untuk menyediakan deskripsi dan foto produk secara mandiri. Selain itu, penjual juga dapat menerima penawaran harga dari pembeli. Jadi sebelum melakukan pembayaran, pembeli dapat melakukan penawaran harga kepada penjual. Setelah mendapatkan harga yang disepakati oleh kedua belah pihak, pembeli bisa mengirimkan sejumlah uang ke rekening yang disediakan marketplace.

Contoh marketplace Indonesia yang populer di dengan jenis kerjasama pertama adalah Tokopedia, Bukalapak, Elevenia, Blanja, dan BliBli. Beberapa contoh marketplace dari luar negeri yang populer di Indonesia adalah Shopee (Singapura), Lazada (Singapura), JD.ID (Tiongkok), Amazon (Amerika Serikat), dan Rakuten (Jepang)

2. Marketplace Konsinyasi

Jenis kerjasama yang kedua adalah konsinyasi atau istilah mudahnya adalah titip barang. Jika penjual melakukan kerjasama konsinyasi dengan situs marketplace, ia hanya perlu menyediakan produk dan detail informasi ke pihak marketplace.

Salah satu contoh marketplace yang menyediakan kerjasama konsinyasi adalah Zalora. Contoh marketplace lain yang menggunakan jenis kerjasama ini adalah Berrybenka.

Pihak situs marketplace akan mengurus penjualan dari foto produk, gudang, pengiriman barang, hingga fasilitas pembayaran. Berbeda dari jenis kerjasama sebelumnya, di jenis kerjasama ini pembeli tidak bisa melakukan penawaran harga karena alur semua alur transaksi ditangani oleh situs marketplace.

Perbedaan mendasarnya terletak pada tanggung jawab penjual dan alur transaksinya. Alur transaksi di marketplace terjadi langsung antara penjual dan pembeli, sedangkan kerjasama konsinyasi semua alur transaksi langsung ditangani situs marketplace.


3. Contoh Marketplace Terbesar di Indonesia. 

Persaingan marketplace di Indonesia semakin ketat. Pemain-pemain baru dan lama perlu bersaing untuk merebut konsumen Indonesia. Lima besar marketplace di bawah ini semuanya termasuk dalam jenis marketplace murni karena jangkauan pasarnya lebih banyak dan beragam.

1. Tokopedia

Tokopedia adalah marketplace yang didirikan oleh William Tanuwijaya pada Februari 2009. Di usia kesepuluhnya Tokopedia berhasil mendapatkan predikat marketplace terbesar di Indonesia dengan jumlah kunjungan per bulan mencapai 137.200.900.

Tidak hanya itu, Tokopedia juga termasuk menjadi salah satu startup unicorn Indonesia. Artinya valuasi marketplace ini sudah mencapai lebih dari 1 milyar dollar Amerika.

2. Bukalapak

Di posisi kedua ada Bukalapak yang juga menyandang gelar startup unicorn seperti Tokopedia. Bukalapak adalah marketplace yang didirikan oleh Ahmad Zaky pada pada 2010 di Bandung, Jawa Barat. Marketplace ini berhasil mengumpulkan 115.256.600 pengunjung per bulan pada awal 2019.

3. Shopee

Shopee adalah marketplace asal Singapura yang sejak 2015 mulai mengekspansi pasar Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Setelah empat tahun sejak ekspansi Shopee berhasil menjadi marketplace terbesar ketiga di Indonesia.

Kunjungan bulanan Shopee mencapai sekitar 74.995.300. Marketplace yang berada di bawah SEA Group ini mampu merebut perhatian konsumen Indonesia dengan kampanye-kampanye kreatifnya yang melibatkan selebritas internasional seperti Blackpink.

4. Lazada

Lazada sepertinya mulai kesulitan menghadapi persaingan dengan marketplace lainnya. Awal 2018 Lazada adalah marketplace dengan pengunjung terbanyak. Sayangnya pada 2019 Lazada hanya mampu menduduki peringkat keempat dengan jumlah pengunjung sebanyak 52.044.500 per bulan.

5. Blibli

Blibli adalah marketplace hasil buatan PT Global Digital Niaga, anak perusahaan dari Djarum. Marketplace ini berhasil menduduki peringkat kelima dengan jumlah pengunjung sebesar 32.597.200 per bulan.

Itulah nama-nama marketplace yang sering kita jumpai dalam perdagangan online yang selama ini menguasai pasar di Indonesia. Setiap waktu pengunjung marketplace pasti berubah tergantung dari strategi pemasaran yang diterapkan dalam menjangkau pasaran. Mungkin saat ini posisi pasar bisa berubah dan bisa anda update/cek melalui mesin pencari google.


4. Kelebihan dan Kekurangan Marketplace

° Kelebihan Online Marketplace

a. Peluang Lebih Besar Melalui Komunitas

Online Marketpace dapat dikatakan sebagai wadahnya para banyak penjual. melalui platform ini Anda dapat menciptakan peluang lebih besar dengan membangun relasi dengan penjual lain melalui komunitas. Anda dapat saling berbagi ilmu, berbagi peluang, dan bekerjasama dalam membangun peluang baru.

b. Tidak Perlu Takut Kehilangan Konsumen

Melalui online platform Anda tidak perlu kehilangan konsumen. Tiap harinya platform penjualan online dikunjungi oleh jutaan orang. Bahkan menurut laporan iPrice yang dikutip oleh Databoks, pada kuartal III tahun 2019 saja platform penjualan online di Indonesia telah dikunjungi 66 juta pengguna. Hal ini menunjukkan bahwa aktivitas jual-beli online terutama di Indonesia sangat besar. Dan biasanya, konsumen mengunjungi online marketplace memang memiliki motivasi untuk membeli barang tertentu

Bisnis Anda juga secara otomatis akan dipromosikan oleh pemilik online marketplace. Sehingga Anda tidak perlu alat promosi yang mahal atau rumit untuk memasarkan produk Anda. Biasanya online marketplace sudah dipercaya oleh konsumen sehingga Anda juga tidak perlu membangun kepercayaan konsumen.

Selain itu, kemudahan akses yang diberikan oleh pengelola secara online mempermudah konsumen untuk terus menjangkau toko Anda. konsumen akan mengakses online marketplace kapan pun dan di mana pun.

c. Fitur dan Regulasi Online Marketplace yang Baik

Pemilik atau perusahaan online marketplace biasanya memilik fitur atau regulasi yang dapat meningkatkan kredibilitas dan juga keamanan toko Anda. Salah satu fitur yang Anda dapatkan adalah asuransi, integrasi pembayaran, promosi, rekening bersama, dan juga verifikasi toko sebagai bentuk apresiasi yang diberikan perusahaan online marketplace.

Fitur reputasi dan verifikasi yang biasanya dimiliki oleh online marketplace dapat memengaruhi kepercayaan orang untuk membeli produk Anda di tengah ketatnya persaingan di dalam online marketplace.

d. Tidak Perlu Modal Besar

Tidak seperti offline marketplace, platform online tidak memerlukan sewa tempat. Beberapa online marketplace yang terintegrasi biasanya menerapkan biaya “sewa” namun tidak sebesar biaya sewa tempat seperti ruko atau lapangan. Namun online marketplace yang gratis seperti grup Facebook, forum jual-beli online, Anda tidak memerlukan biaya sama sekali.

e. Anda dapat Memantau Perkembangan Bisnis Anda

Beberapa pengelola online marketplace biasanya memiliki fitur insight. Fitur insight dapat memantau seberapa orang yang mengunjung toko Anda, jumlah orang merespon, jumlah orang yang mekakukan komunikasi dan jumlah orang yang membeli produk Anda.

Dengan Anda dapat memantau perkembangan bisnis, Anda dapat mengevaluasi produk, strategi pemasaran, atau bahkan mengetahui efektifitas dan kinerja pengelola online marketplace.


° Kekurangan Marketplace

a. Sulit Mendapatkan Trust

Salah satu kekurangan online markerplace adalah Anda sulit mendapatkan trust. Penjualan online sejak dulu dikenal dengan scamming, penipuan, dan juga barang-barang ilegal. Terlebih di dalam online marketplace, Anda akan ikut bersaing dengan oknum penjual yang tidak bertanggungjawab. Bahkan produk Anda punya kemungkinan untuk ditiru.

b. Persaingan Antar Pedagang Tinggi

Karena online platform memiliki banyak pelanggan dan punya kecenderungan menjual produk yang sama, menjadikan persaingan antar para pedagang di online marketplace sangat tinggi. Anda harus beradu strategi dalam mendapatkan penjual. Tips berjualan online marketplace, Anda harus rajin untuk mengawasi pasar dan melakukan diferensiasi produk dengan penjual lain. Anda juga dapat memanfaatkan fitur gratis ongkir yang diberikan oleh pengelola platform.

c. Bergantung pada Pengelola Online Marketplace

Keberlangsungan bisnis Anda sangat tergantung dengan pengelola online marketplace. Jika pengelola memiliki reputasi buruk, kurang melakukan promosi, dan juga tidak memiliki regulasi yang baik, maka itu semua akan mempengaruhi perkembangan bisnis Anda. Semua bergantung pada pengelola dan pemilik marketplace.

d. Sporadis

Salah satu kekurangan bisnis melalui online marketplace adalah keadaan pasar yang sporadis. Jika Anda berjualan pada marketplace yang beragam, Anda cenderung sulit ditemukan oleh calon pembeli. Karena pengelola online marketplace tidak akan menganak-emaskan suatu toko. Online marketplace yang memiliki keragaman produk akan menyulitkan pembeli dalam mencari produknya. Pembeli akan mencari dengan kata kunci, namun dari kata kunci yang diberikan, pembeli juga akan memilih kembali dari ribuan mungkin jutaan produk yang sama.

Dari berbagai kemudahan dan kelebihannya, banyak para pakar bisnis merekomendasikan untuk berjualan melalui platform online marketplace karena pada era informasi dan industri digital, orang tidak akan lagi menginvestasikan sebagian kecil uang, waktu dan tenaganya untuk hanya untuk memilih dan membeli barang. Orang-orang saat ini lebih mengutamakan aksesibilitas dan kemudahan dalam memilih barang.

Online marketplace juga bukan hanya berbicara tentang produk. Seperti pada awal artikel dikatakan, marketplace sendiri saat ini memiliki ragam arti. marketplace bisa saja berupa jual-beli jasa; seperti desainer, karyawan, dan juga tenaga ahli. Sehingga jika Anda memang memiliki bisnis penyediaan jasa, Anda dapat bergabung pada online marketplace yang sejenis.


5. Perbedaan Marketplace dengan Online Shop

Selain marketplace, mungkin Anda juga sering mendengar istilah online shop atau toko online. Apakah marketplace dan online shop adalah dua hal yang sama? Jawabannya adalah bukan, marketplace dan online shop adalah dua platform yang berbeda. Perbedaan utamanya terletak pada perantara. Marketplace adalah perantara yang menghubungkan para penjual dengan pembeli.

Di sisi lain, online shop atau toko onlinetidak memerlukan perantara. Penjual langsung menjual produknya di platform mandiri kepada pembeli. Jadi tidak ada perantara sama sekali. Berjualan melalui online shop atau toko online menuntut Anda untuk lebih mandiri. Anda perlu membuat website, mengelola pemasaran melalui media sosial, dan langsung berurusan dengan konsumen.  

Walaupun begitu, dengan mengelola website toko online sendiri memiliki keuntungan lebih banyak dibanding hanya berjualan melalui marketplace. Terlebih lagi jika Anda sudah mempunyai merek sendiri.

Beberapa contoh merek yang sukses membangun online shopnya sendiri adalah Bro.do, Erigo Store, Bukupedia, Babyzania, dan Rabbani.

Apa saja keuntungan mengelola website toko online sendiri?

Pertama, toko online Anda akan lebih dipercaya oleh konsumen. Berdasarkan riset Verisign, 84 persen konsumen lebih percaya kepada toko online yang memiliki website resmi dibanding toko online yang hanya mempunyai laman media sosial.

Kedua, toko online Anda akan lebih mudah untuk muncul di hasil pencarian Google. Muncul di hasil pencarian Google ini penting karena 81 % konsumen melakukan riset melalui mesin pencari terlebih dahulu sebelum membeli produk secara online.

Ketiga, mengurangi ketergantungan pada pihak lain, dalam hal ini marketplace. Anda bisa mempelajari bagaimana mengelola website toko online sendiri, bukan sekadar mengelola lapak di pihak lain.

Keempat, pada akhirnya Anda akan membutuhkan website toko online sendiri. Jika Anda sedang mengembangkan merek sendiri, website adalah kebutuhan utama dalam branding produk di dunia maya.

Kelima, dengan mengelola website toko online sendiri, Anda memiliki toko pusat yang seluruh pengelolaannya di bawah kontrol Anda, bukan pihak lain. Jadi ketika ada masalah atau perubahan kebijakan di marketplace, Anda tidak kelimpungan karena punya toko sendiri.  

Apakah Anda sudah paham tentang apa itu marketplace dan perbedaannya dengan online shop atau toko online? Marketplace adalah platform perantara yang menghubungkan penjual dan pembeli. Contoh marketplace Indonesia di antaranya Tokopedia, Bukalapak, Shopee, Lazada, dan Blibli.Sementara itu, online shop tidak memerlukan perantara. Setiap penjual bisa memiliki online shop mereka sendiri sebagai platform untuk menjual produk langsung kepada pembeli. Jadi, perbedaan utama marketplace dan online shop yaitu pada ada atau tidaknya perantara.

Anda bisa berjualan di marketplace dan punya website toko online sendiri. Anggap saja bahwa website toko online Anda adalah toko pusat dan marketplace hanya cabang dari toko pusat tersebut.Ini merupakan langkah antisipasi jika terjadi masalah atau perubahan kebijakan di pihak ketiga, dalam hal ini marketplace. Dengan memiliki website toko online sendiri, Anda masih mempunyai toko yang tidak terkena imbas masalah atau perubahan kebijakan dari pihak ketiga karena kontrol website toko online sepenuhnya ada pada Anda. 

Membuat website toko online adalah prioritas utama bagi para penjual online, terutama yang sudah memiliki merek sendiri. Selain bisa menjadi sarana promosi website toko online juga meningkatkan kepercayaan pelanggan terhadap merek Anda. Selamat berjualan online.

Dengan adanya materi lanjutan tentang e-commerce, semoga lebih memahami tentang marketplace secara menyeluruh.

Minggu, 18 Juli 2021

Informasi KD dan Evaluasi Materi Bisnis Online

Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh. Sebelum memulai pelajaran ini mari kita berdoa dulu agar kita selalu diberikan kesehatan dan mendapatkan ilmu yang bermanfaat.


A. Tujuan Pembelajaran

Setelah melakukan kegiatan mengamati, mengeksplorasi, mengasosiasi, dan mengkomunikasikan tentang Informasi KD Bisnis Online peserta didik diharapkan dapat:

1. Menyebutkan Infofrmasi KD Bisnis Online yang akan dipelajari pada setiap pertemuan KBM

2. Menganalisa tingkat kesulitan KD Bisnis Online dan dapat mengikuti pembelajaran secara teori dan praktik.

3.Mengikuti setiap pembelajaran sesuai KD masing-masing dengan seksama dan dapat dipraktikan melalui pembelajaran online


B. Materi Pembelajaran

KD Bisnis Online K13

Mata Pelajaran : Bisnis Online

KOMPETENSI DASAR : 

3.1 Memahami bisnis online

4.1 Menggolongkan jenis jenis bisnis online

3.2 Mengevaluasi website

4.2 Merancang website

3.3 Menerapkan pembuatan website

4.3 Membuat website

3.4 Menganalisis kata kunci SEO On Page

4.4 Membuat kata kunci SEO ON Page

3.5 Menerapkan SEO Off Page

4.5 Mempraktikkan SEO Off Page

3.6 Menerapkan pembuatan email

4.6 Membuat email

3.7 Menerapkan pemasaran OLmenggunakan email

4.7 Membuat pemasaran OL menggunakan email

3.8 Menerapkan pembuatanAkun Media Sosial

4.8 Membuat Akun Media Sosial

3.9 Menerapkan Pemasaran OLmenggunakan Media Sosial

4.9 Membuat Pemasaran OL menggunakan Media Social

3.10 Menerapkan Iklan PPC menggunakan Google Adwords

4.10 Membuat Iklan PPC menggunakan Google Adwords

3.11 Merancang Iklan Online

4.11 Membuat iklan online

3.12 Menganalisis pendistribusian Iklan online

4.12 Mendistribusikan iklan Online

3.13 Menerapkan prosedur iklan online berbasis key word Mengevaluasi website e Commerce

4.13 Membuat website eCommerce

3.14 Menerapkan website Pemasaran pada Perangkat Mobile

4.14 Membuat Website Pemasaran pada Perangkat Mobile

3.15 Menerapkan pembuatan Blog

4.15 Membuat Blog

3.16 Menerapkan adsense pada blog

4.16 Membuat adsense pada blog

3.17 Menganalisa Afiliasi Pemasaran

4.17 Melakukan Afiliasi Pemasaran


Dari beberapa kompetensi dasar tersebut sebagian besar pernah dipelajari pada kelas XI, maka pada kelas XI ini adalah pendalaman materi lanjutan agar materi lebih dikuasai baik secara teori maupun prektik.

Masing- masing KD tersebut memiliki tingkat kesulitan yang berbeda-beda, termasuk ada beberapa materi yang tidak bisa dibuat dengan HP tetapi harus menggunakan PC/Laptopnamun demikian siswa diupayakan mengikuti pembelajaran dengan cara berkolaborasi dengan siswa yang memiliki perangkat Laptop, atau saling berdiskusi melalui forum.

Minggu, 18 April 2021

Melakukan Analisa SWOT dalam Online Shop

Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh. Sebelum memulai pelajaran ini mari kita berdoa terlebih dahulu agar kita mendapatkan ilmu yang bermanfaat. 


A. Tujuan Pembelajaran

* Siswa dapat melakukanAnalisa bisnis online sesuai dengan bidang bisnis masing-masing. 

* Siswa dapat menyebutkan faktor-faktor analisa SWOT bisnis online dan menerapkan dalam praktek yang sesungguhnya.

* Siswa dapat menerapkan Analisa SWOT dalam bisnis online sesuai dengan bidang usaha masing-masing. 


B. Materi Pelajaran

Dalam melakukan bisnis online untuk pemula, sebelum memulai bisnis toko online, penting sekali membangun modal usaha menggunakan analisis SWOT. Apa itu analisis SWOT? Analisis SWOT adalah analisis yang sangat penting dilakukan oleh para pelaku UKM sebelum mereka memulai usahanya.

L

Adapun alasannya ialah analisis SWOT sendiir bisa dikatakan sebagai bentuk perencanaan dari strategi bisnis dan diambil berdasarkan 4 bagian utamanya, yaitu SWOT : Strength artinya kekuatan, Weakness artinya kelemahan, Opportunity artinya kesempatan, dan terakhir Threat artinya ancaman.


Nah, dari keempat sisi tersebut itulah Anda bisa memprediksi bisnis apa yang cocok dan tepat untuk dibuka dengan cara memperhatikan market yang kini sedang berkembang.

Lalu, apa perbedaan arti antara Strength, Weakness, Opportunity, dan Threat di atas? Simak penjelasannya di bawah ini beserta contohnya:


1. Strength (Kekuatan)

Sesuai judulnya, strength ialah sebuah unsur yang kerap menjadi kekuatan, biasa disebut sebagai value bagi bisnis online maupun perusahaan. Seperti misalnya, Anda dapat mengetahui keunggulan perusahaan dilihat dari kualitas hasil, teknologi, lokasi yang strategis, maupun unsur kekuatan yang lainnya dengan lebih menekankan keunggulan bisnis dan perusahaan.

Adapun contoh penerapannya ialah membuat usaha online tas dan sepatu impor, dimana usaha ini adalah solusi efektif di tengah-tengah kesibukan aktivitas kota besar bagi orang-orang yang tak sempat untuk berbelanja barang import dari luar negeri.


2. Weakness (Kelemahan)

Di samping melihat sisi kekuatan, Anda juga harus sadar dan paham tentang kelemahan yang dimiliki oleh bisnis maupun perusahaan Anda. Hal tersebut bertujuan untuk dapat meminimalisir sesuatu atau keadaan yang nantinya menjadi masalah bagi perusahaan.

Dengan mengetahui kelemahan bisnis maka perusahaan juga dapat dijadikan perbandingan dengan kompetitor yang menggeluti bisnis yang serupa.

Contoh penerapannya ialah terbatasnya kemampuan menyediakan barang atau produk ready stock kerap kali harus menunggu terlebih dahulu untuk bisa memperoleh barang pesanan.


3. Opportunity (Peluang)

Poin ini juga sangat penting, Anda harus mengetahui peluang apa saja yang dapat diambil untuk dapat menghasilkan profit atau keuntungan bagi bisnis maupun perusahaan.

Misalnya permintaan market yang selalu ada, didukung dengan tren dan perkembangan fashion yang semakin berkembang bisa menjadi peluang bisnis terbaik di bidang fashion. Adapun metode promosi paling tepat untuk online shop Anda ialah dengan memanfaatkan media sosial.


4. Threats (Ancaman)

Unsur yang satu ini harus didiskusikan terkait dengan masalah yang mungkin menjadi ancaman untuk bisnis Anda. Penting untuk dapat menentukan apakah bisnis dan perusahaan Anda dapat bertahan dalam jangka panjang, caranya dengan mengetahui apa saja ancaman kecil sampai ancaman besar yang bisa menghambat perkembangan usaha Anda.

Adapun contoh penerapannya ialah dengan banyaknya penjual online yang menjajakan produk serupa mulai bermunculan, terkadang mereka menawarkan harga jauh lebih terjangkau. Selain itu harga barang yang dijual oleh supplier terkadang tidak bisa diprediksi alias berubah-ubah.


Beberapa Contoh Analisa SWOT dalam Online Shop ;

A .STRENGHT (KEKUATAN)

1). Bermacam-macam produk yang di tawarkan

2). Produk yang di tawarkan berkualitas

3). Harga kompetitif

4). Ketersediaan barang dijamin

5). Kepuasan pelanggan terjamin

6). Memiliki Website sendiri

7). Menggunakan media SosialB

8). Beraffiliasai dengan beberapa Market Place


 B . WEAKNESS (KELEMAHAN)

1). Banyak mayarakat yang belum tahu tentang bisnis online ini

2). Rentan terhadap kecurangan e-commerce seperti hacker

3). Banyak masyarakat yang belum mempunyai akun paypal

4). Banyak pesaing di luar sana yang lebih bagus lagi


 C . OPPORTUNITIES (PELUANG)

1). Memberikan keuntungan yang cukup besar.

2). Prospek atau peluangnya cukup besar untuk dikembangkan

3). Permintaan pasar dijaman yang modern ini semakin meningkat


 D .THREATH (ANCAMAN)

1). Banyak jenis usaha yang sama sebagai pesaing.

2). Persaingan dalam pemasaran yang semakin ketat.

3). Dalam era global seperti sekarang ini persaingan tidak hanya ada pada lingkup dalam negeri tapi seluruh dunia adalah pesaing kita.

4). Banyaknya unsur penipuan

Selasa, 06 April 2021

Strategi Pemasaran Bisnis Online

Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh. Sebelum memulai pelajaran ini mari kita berdoa terlebih dahulu agar kita mendapatkan ilmu yang bermanfaat.


A. Tujuan Pembelajaran

* Siswa dapat melakukan strategi pemasaran bisnis online sesuai dengan bidang bisnis masing-masing

* Siswa dapat menyebutkan strategi pemasaran bisnis online dan menerapkan dalam praktek yang sesungguhnya.

* Siswa dapat nenerapkan strategi pemasaran bisnis online diera millenial


B. Materi Pelajaran

Ada beberapa Strategi Pemasaran Bisnis Online

1. Content Marketing

Para pengguna internet, selalu mencari berbagai informasi melalu internet dan hampir informasi apa saja yang mereka butuhkan pasti tersedia. Oleh sebab itu, strategi pemasaran online dengan menyediakan Content Marketing dinilai paling efektif, karena selain bisa menjual produk tapi kita bisa menyampaikan beragam informasi yang dibutuhkan oleh pelanggan dari konten yang kita sajikan.

Konten tersebut bisa berupa artikel atau teks, video, gambar atau bahkan hasil riset tertentu.Informasi yang disediakan harus memiliki keterikatan atau relevan dengan usaha bisnis yang dimiliki oleh pelaku usaha.

Sebagai contoh toko online yang menjual peralatan kecantikan kemudian memberikan informasi tentang tips agar tampil cantik. Selain itu, konten harus dibuat semenarik mungkin agar mampu menarik minat lebih banyak pelanggan.


2. Mobile Marketing

Ini adalah salah satu strategi pemasaran online yang sedang tren saat ini.Mobile Marketing bisa dikatakan sebagai strategi pemasaran yang menyasar pada konsumen yang menggunakan perangkat mobile seperti tablet, smartphone dll.

Oleh sebab itu, para pelaku usaha mau tidak mau harus mendesain ulang tampilan website mereka sehingga ramah atau user friendly ketika website tersebut diakses melalui perangkat mobile.Berdasarkan survey atau penelitian, sekitar 30-40% konsumen memesan atau membeli produk secara online melalui ponsel atau smartphone mereka.

Hal ini tentunya didukung oleh kehadiran berbagai marketplace sehingga para pelanggan bisa lebih mudah untuk berbelanja dari smartphone mereka.


3. Continuous Marketing

Untuk menjalankan strategi pemasaran online atau strategi marketing online ini, Facebook serta Twitter adalah pilihan yang tepat termasuk juga Instagram. Continuous Marketing atau pemasaran berkelanjutan menekankan pada aktifitas promosi di jejaring media sosial.

Akan menjadi lebih baik lagi jika para pelaku bisnis melakukan analisa data seperti mengerti demografi feedback pelanggan, termasuk opini mereka untuk tetap berinovasi dan menemukan konsep produk bisnis yang sesuai dengan apa yang pasar inginkan.


4. Integrated Digital Marketing

Ini adalah salah satu strategi pemasaran online yang powerful. Kenapa? Sebab disini, semua komponen sumber daya digital digunakan secara maksimal. Artinya, semua cara untuk memperkuat efektivitas strategi pemasaran online dimanfaatkan sebaik-baiknya.

Seperti contoh, membuat blog atau website, melakukan kampanye brand atau iklan, menggunakan media sosial dan yang lainnya untuk menjangkau lebih banyak konsumen. Tentu dibutuhkan orang-orang yang mengetahui seluk beluk dunia digital termasuk juga dunia marketing.


5. Visual Marketing

Ada yang mengatakan bahwa gambar berbicara jauh lebih banyak dari pada text panjang lebar. Ada juga yang bilang 1 gambar mewakili 1000 kata. Itulah kekuatan visual marketing. Pemasaran ini mengedepankan bagaimana caranya untuk menciptakan objek visual yang bisa mewakili produk yang pelaku bisnis tawarkan kepada konsumen.

Visual marketing tidak hanya di dunia nyata tetapi juga bisa di dunia maya seperti Instagram, Pinterest, bahkan YouTube. Tentu, dibutuhkan banyak pihak untuk bekerjasama untuk bisa menyediakan gambar visual yang sangat tajam dan mengundang konsumen.


6. Personalized Marketing

Strategi pemasaran jenis ini lebih mengedepankan konsumen secara personal. Oleh sebab itu, disebut juga sebagai one to one marketing. Strategi marketing ini menganggap bahwa setiap konsumen itu unik.

Oleh sebab itu, setiap konsumen diperlakukan secara berbeda. Untuk bisnis e-commerce, maka strategi marketing ini sangat tepat. Toko online dengan sistem e-commerce bisa menampilkan produk-produk yang disediakan bisa berbeda-beda tergantung dari masing-masing user dari mulai perbedaan lokasi, hobi, minat, umur, gender dan lain-lain.

Dengan cara ini, pastinya konsumen akan lebih tertarget. Tapi, dibutuhkan software khusus agar sistem pemasaran ini berjalan sesuai rencana.


Teknik-Teknik Marketing Online

1. Tentukan Proposisi Nilai Unik Anda (UVP)

UVP merupakan nilai unik dari sebuah barang atau jasa yang mampu menerik konsumen untuk membeli produk atau menggunakan jasa tersebut.

Langkah pertama dalam memasarkan bisnis secara efektif adalah memahami kemampuan dan kelebihan yang dimiliki bisnis kamu di dalam suatu industri. Tak bisa dipungkiri lagi bahwa persaingan akan menjadi sangat berat di lapangan, maka luangkan waktu untuk menguraikan apa yang membedakan bisnis kamu dari para pesaing.

Miliki informasi sebanyak mungkin mengenai industri kamu, mulai dari membaca majalah perdagangan yang relevan, dan pertimbangkan untuk berpartisipasi dalam acara industri.

Hal ini juga akan membantu kamu dalam mengidentifikasi pesaing kamu. Perhatikan baik-baik apa yang mereka lakukan dan bagaimana mereka menampilkan diri mereka kepada calon pelanggan. Setelah itu, cobalah untuk menentukan siapa target pelanggan kamu dan apa yang mereka inginkan. Hal ini akan membantu kamu menentukan UVP bisnismu.


2. Maksimalkan Eksistensi Online

Berbekal pemahaman yang jelas tentang bisnis dan industri kamu, kini saatnya memasarkannya kepada calon pelanggan. Meskipun ada banyak saluran pemasaran yang perlu dipertimbangkan, biasanya yang paling efisien dan hemat biaya adalah melalui pemasaran online.

Luangkan waktu untuk menganalisa kehadiran online kamu. Tempat yang paling mudah untuk memulainya diawal adalah melalui situs web bisnis kamu. Pastikan kamu menampilkan tampilan situs yang konsisten dan pastikan situs dapat diakses dengan mudah, dan juga berisi informasi-informasi yang biasanya dicari oleh pelanggan.

Selain itu, mudahkan pelanggan kamu untuk mendaftar ke email list atau subscribe untuk memungkinkan kamu membangun database pelanggan. Database ini akan memberikan kesempatan untuk menghubungi mereka secara teratur mengenai update produk, berita menarik atau diskon yang bisa kamu berikan kemudian hari.

Di luar situs web kamu sendiri, pastikan untuk membangun keberadaan online dengan meluangkan waktu mengelola media sosial yang ada. Semakin mudah pelanggan menemukan kamu secara online, semakin besar pula kemungkinan penjualan akan meningkat.


3. Bangun Berkomunikasi

Saluran media sosial adalah cara pemasaran dengan berbiaya rendah namun dapat secara efektif membangun kesadaran merk serta hubungan dengan target pelanggan. Pilih media yang sesuai dengan target pelanggan seperti Facebook, Instagram dan LinkedIn melayani tujuan yang sangat berbeda.

Jadilah pintar dalam menentukan pilihan dan pikirkan jenis konten yang akan kamu bagikan. Menggunakan platform yang spesifik untuk bisnis merupakan strategi pemasaran online yang memudahkan pelanggan untuk menemukan dan berinteraksi dengan bisnis kamu secara online.


Ada beberapa Tips Strategi Marketing Online ala Millenial

1. Pilih Nama Merk atau Brand yang Mudah

Yang dimaksud dengan mudah disini adalah mudah untuk diucapkan dan juga mudah untuk diingat. Semakin mudah nama brand diucapkan maka semakin mudah juga diingat, dengan begitu orang akan merasa terus membicarakan produkmu.

Jika diperhatikan, saat ini banyak sekali brand yang dimiliki oleh para Millenial memiliki nama yang aneh dan nyeleneh, hal ini bertujuan agar mudah diingat dan menjadi perbincangan di masyarakat.


2. Sajikan Foto Produk yang Menarik

Strategi marketing online tidak bisa terlepas dari penampilan visual, oleh karena itu menyajikan foto atau video produk dalam bentuk paling menarik menjadi kewajiban. Membuat sebuah foto yang menarik mata, sehingga tanpa adanya tulisan apapun, foto yang kamu ciptakan seakan mampu berbicara sendiri dari refleksi gambar yang ditampilkan.

Beri perhatian lebih pada hal ini, karena foto merupakan sebuah aset penting di era digital saat ini, apalagi jika bisnis kamu bergelut di dunia online.


3. Buat Akun Media Sosial dan Website

Media sosial dan Website merupakan ujung tombak strategi pemasaran online. Mengapa?

Karena apabila kamu tidak bisa menghadirkan keduanya, maka rasanya akan sulit untuk menunjukkan eksistensi bisnismu secara maya. Sesuaikan media sosial dengan target pasarmu, misalnya jika kamu memiliki target pasar berusia 20-35 tahun, maka Instagram dapat menjadi pilihan yang tepat, atau jika kebanyakan target pasar kamu memiliki demografi diluar kota maka Facebook menjadi salah satu pilihan juga.


4. Berikan Promosi Spesial

Hal ini mungkin terkesan biasa, tapi tahukah kamu bahwa memberikan diskon adalah salah satu strategi marketing online yang paling diminati oleh pelanggan?

Dengan memberikan diskon akan memungkinkan kamu menarik konsumen baru ataupun pelanggan untuk kembali membeli dengan kamu. Berikan diskon yang menarik dan sering, namun tetap lakukan perhitungan bagi bisnis.

Jangan sampai kamu merugi karena terlalu sering memberikan discount . Dari semua metode pemasaran ini, pastinya kamu sudah memiliki gambaran metode mana yang pas yang bisa kamu terapkan untuk bisnis kamu.

Jika kamu tidak menguasai semuanya, memang dibutuhkan kerjasama antara mereka yang ahli di bidang IT atau teknologi serta marketing strategist dan bahkan orang yang bisa menganalisa. Untuk dapat bekerja sama dengan orang-orang yang memang sudah ahli dibidangnya, maka kamu membutuhkan modal usaha yang lebih banyak lagi. Selamat mencoba untuk terus mengembangkan strategi bisnis online agar bisa bersaing dipasaran era digital

Minggu, 28 Februari 2021

Membuat Iklan di Instagram Ads

Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh. Sebelum memulai pelajaran ini mari kita berdoa terlebih dahulu agar kita mendapatkan ilmu yang bermanfaat.


A. Tujuan Pembelajaran

* Siswa dapat memanfaatkan aplikasi Instagram Ads sebagai media bisnis online dengan fokus, konsisten dan jujur dan bertanggungjawab.

* Siswa dapat mengoptimalkan penggunaan aplikasi Insatagram Ads sebagai penunjang bisnis online

* Siswa dapat mempraktekan pembuatan iklan menggunakan Instagram ads dengan memasukan Iklan PPC bisnis online yang dijalaknannya.


B. Materi Pelajaran

Cara Membuat Instagram Ads

Kali ini, kami akan menjelaskan bagaimana cara membuat Instagram Ads untuk mempromosikan produk. Namun, sebelum itu pastikan Anda menggunakan Instagram bisnis supaya proses pengelolaan iklan jadi lebih mudah.


1. Buka Facebook Ads Manager

Buka laman Facebook Ads Manager. Pastikan Anda sudah login ke akun Facebook yang Anda gunakan untuk halaman Facebook Anda.


2. Pilih Pembuatan Iklan Terpandu

Buka menu Kampanye dan klik Buat Iklan. Facebook akan memberikan dua pilihan membuat iklan, yaitu Pembuatan Iklan Terpandu dan Pembuatan Iklan Cepat. Saran saya sebaiknya pilih Pembuatan Iklan Terpandu agar iklan Anda lebih spesifik.


3. Tentukan Tujuan Iklan

Selanjutnya, tentukan tujuan iklan yang ingin Anda capai. Facebook Ads Manager menyediakan tujuan iklan dalam tiga kategori berbeda, yaitu Kesadaran, Pertimbangan, dan Konversi.


Penjualan katalog produk: Menampilkan iklan mengenai produk katalog Anda sesuai dengan target yang ditentukan.  

Kunjungan toko: Jika Anda memiliki toko offline atau toko fisik, silakan pilih bagian ini untuk meningkatkan pelanggan mengunjungi toko Anda


4. Klik Tujuan Iklan Anda

Pertimbangkan tujuan iklan mana yang paling cocok untuk Anda. Di tutorial ini yang saya pilih adalah tujuan lalu lintas/trafik.

5. Pilih Jenis Iklan

Facebook menyediakan dua jenis pilihan iklan, yaitu Uji Split dan Pengoptimalan Anggaran. Anda harus memilih salah satu. Dua jenis iklan tersebut tidak dapat digunakan bersamaan.


Pada langkah ini Anda juga perlu menentukan anggaran iklan. Anda bebas menentukan anggaran iklan Anda di Facebook Ads. Di tutorial ini kami memasukkan anggaran sebesar 1 juta rupiah.


6. Tulis Nama Iklan dan Pilih Tujuan Trafik

Tulis nama iklan Anda agar Anda bisa mengecek performa iklan-iklan di Instagram Ads. Kemudian pilih tujuan trafik Anda ingin diarahkan ke mana. Anda bisa mengarahkan trafik atau lalu lintas ke website, aplikasi, Messenger, atau WhatsApp. Di tutorial ini saya pilih trafik ke situs. 


7. Tampilkan Promo

Jika Anda sedang menjalankan promo di bisnis Anda, centang pilihan promo untuk menampilkan promo tersebut.


8. Tentukan Target Audience

Seperti yang saya sebutkan di awal artikel, Anda bisa menentukan spesifikasi target audience Anda berdasarkan faktor di bawah ini:

Penargetan Terperinci: Bagian ini untuk target iklan yang lebih rinci, seperti lokasi, minat, perilaku dan kategori lainnya. Silakan untuk memilih yang sesuai dengan produk yang Anda iklankan


Koneksi: Pilihan ini berguna jika Anda ingin menampilkan iklan ke orang-orang yang sudah terhubung ke halaman, aplikasi atau acara Anda. Sehingga iklan Anda dapat dilihat oleh orang yang sudah pasti memiliki ketertarikan pada produk Anda. Ini akan mempersempit jangkauan Anda dengan menyertakan orang-orang yang hanya memiliki hubungan khusus tersebut, yang juga memenuhi kategori penargetan lainnya yang telah Anda pilih


9. Tentukan Penempatan

Jika Anda memilih penempatan otomatis, iklan Anda akan ditampilkan di Facebook, Instagram, dan semua aplikasi yang bekerjasama dengan Facebook. Apabila Anda ingin menampilkan iklan di Instagram saja, Anda bisa memilih Edit Penempatan dan mencentang Instagram saja seperti di bawah ini:


10. Pilih Jadwal

Tentukan berapa lama iklan Anda akan ditampilkan. Di tutorial ini saya memilih untuk menjadwalkan iklan selama satu bulan.



11. Hubungkan dengan Akun Instagram

Langkah ini yang perlu Anda lakukan adalah menambahkan akun Instagram yang ingin Anda hubungkan dengan halaman Facebook Anda. Sebaiknya Anda tambahkan akun Instagram khusus untuk mempromosikan bisnis Anda. Klik Tambahkan sebuah Akun dan akan muncul seperti di bawah ini:

Mengupload: 79889 dari 79889 byte diupload.

11. Pilih Format Iklan

Terdapat lima jenis format iklan yang dapat Anda pilih, yaitu sebagai berikut ini:


Karosel: Tampilan iklan dengan 2 atau lebih gambar atau video yang dapat digeser.

Gambar Tunggal: Tampilan iklan dengan 1 gambar.

Video Tunggal: Iklan dengan sebuah video.

Tayangan Slide: Iklan dengan gambar atau video slide hingga 10 gambar

Koleksi: Iklan dapat berupa gabungan gambar dan video.

Pada tutorial ini kami memilih Format Karosel dengan gambar yang dapat digeser.


12. Buat Teks

Pada bagian ini tulis deskripsi iklan Anda. Buatlah deskripsi yang menarik dan singkat agar audience Anda bisa langsung paham tujuan Instagram Ads Anda.


13. Pilih Gambar, Tulis Judul, dan Masukkan Tautan

Pilih gambar yang sesuai dengan deskripsi iklan Anda. Setiap format FB Ads membutuhkan ukuran gambar berbeda. Ukuran gambar masing-masing format iklan dapat Anda lihat di bagian akhir artikel ini.

Tambahkan judul iklan yang menarik perhatian target audience. Masukkan juga link atau tautan yang dituju.


14. Lakukan Pembayaran

Anda bisa melakukan pembayaran melalui kartu kredit atau kartu debit. Setelah Anda melakukan pembayaran Facebook akan mereview iklan Anda dan akan segera menampilkannya kalau sudah memenuhi semua syarat dan ketentuan yang berlaku.

Demikian materi cara membuat iklan di instagram ads, bisa dijadikan panduan dan untuk pembelajaran jika kalian sebagai pelaku bisnis online silahkan lakukan iklan dengan cara berbayar per hari minimal Rp. 28.000,- tetapi jika untuk belajar cari metode iklan yang gratisan.


Contoh Iklan gratis di Instagram pribadi (Untuk Praktek)



Cara membuat Instagram Ads adalah langkah awal untuk menjangkau konsumen Anda. Subscribe blog Niagahoster untuk mendapatkan tips-tips marketing online dan bisnis online terbaru. Selamat beriklan di Instagram Ads

Selasa, 16 Februari 2021

Mengoptimalkan Facebook Ads untuk Bisnis online

 Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh. Sebelum memulai pelajaran ini mari kita berdoa terlebih dahulu agar kita mendapatkan ilmu yang bermanfaat.


A. Tujuan Pembelajaran

* Siswa dapat memanfaatkan aplikasi facebook sebagai media bisnis online dengan fokus, konsisten dan jujur dan bertanggungjawab.

* Siswa dapat mengoptimalkan penggunaan aplikasi facebook sebagai penunjang bisnis online

* Siswa dapat mempraktekan pembuatan iklan menggunakan facebook ads dengan memasukan Iklan PPC bisnis online yang dijalaknannya.


B. Materi Pelajaran

Pengguna Facebook mungkin pernah mengapload produk untuk penjualan online, namun karena menggunakan facebook umum dan tidak sesuai peryaratan facebook untuk bisnis akhirnya di blokir. Untuk itu kita harus tahu facebook untuk layanan bisnis yaitu Facebook Ads.

Facebook Ads adalah media beriklan yang ditujukan kepada pengguna Facebook sebagai audiens nya. Penempatan iklan biasanya berada pada beranda atau sidebar. Terdapat beberapa macam iklan yang disediakan oleh Facebook Ads. Jika dilihat dari bentuknya terdapat iklan video dan iklan gambar. Facebook Ads juga memiliki beberapa kategori iklan yang dilihat dari tujuannya misalnya, Impression, Traffic, Lead dan lain sebagainya. 

Selain karena jumlah pengguna aktifnya yang berlimpah dan terus meningkat dari tahun ke tahun, Facebook Ads juga memiliki berbagai kelebihan sebagai platform iklan yang andal untuk bisnis Anda. Apa saja kelebihan Facebook Ads? Berikut penjelasannya:

• Kelebihan Facebook Ads

Setelah mengetahui pengertian Facebook Ads, berikut ini beberapa alasan mengapa Anda harus beriklan di Facebook.


1. Pengguna Aktif

Pengguna Facebook tidak hanya banyak, tetapi juga aktif. Facebook adalah media sosial paling aktif kedua di Indonesia setelah YouTube. Orang Indonesia rata-rata menghabiskan waktu 3 jam 23 menit perhari di media sosial buatan Mark Zuckerberg ini.


2. Demografi Beragam

Selain memiliki pengguna berlimpah yang aktif, demografi pengguna Facebook juga beragam. Berdasarkan laporan We Are social 2018, 56 persen pengguna Facebook adalah laki-laki dan 44 persen sisanya adalah perempuan.

Dilihat dari kelompok usia, Facebook juga menawarkan target audience bermacam-macam. Seperti yang bisa Anda lihat pada grafik di bawah ini, Facebook memiliki sebaran pengguna dari kelompok usia aktif dari remaja hingga dewasa.



3. Target Spesifik

Dari sekian banyaknya pengguna aktif dengan demografi yang beragam, Anda bisa menentukan target iklan Anda sespesifik mungkin. Anda bisa mempersempit target iklan berdasarkan lokasi, usia, hingga minat dan hobi.


4. Jangkauan Organik Facebook Tidak Cukup

Mungkin Anda sudah memiliki fanpage bisnis di Facebook dengan jumlah follower ribuan atau bahkan puluhan ribu. Sayangnya, kini Facebook menerapkan sistem timeline non linear yang seringkali menyebabkan follower Anda terlambat atau bahkan tidak melihat promo dan penawaran yang Anda posting di fanpage. Solusinya? Anda bisa memanfaatkan Facebook Ads. Facebook Ads tidak hanya memungkinkan untuk menjangkau follower Anda, tetapi juga mendapatkan follower baru.  


5. Remarketing

Sama dengan Google Ads, Facebook Ads juga menawarkan fitur remarketing. Dengan adanya fitur ini, target audience Anda tidak hanya melihat iklan Anda di Facebook, tetapi juga di website dan aplikasi yang bekerja sama dengan Facebook. Dengan begitu, Anda bisa mempertahankan buying intent target audience Anda melalui iklan yang tersebar di Facebook, website dan aplikasi yang bekerjasama dengan Facebook.


6. Efektif untuk Berbagai Tujuan Marketing

Facebook Ads menyediakan berbagai pilihan tujuan marketing, dari mendapatkan trafik, mengumpulkan leads, download aplikasi, hingga melakukan pembelian. Anda dapat memilih salah satu dari pilihan tujuan marketing yang paling sesuai dengan bisnis Anda. Lebih lengkapnya akan sekaligus saya bahas di poin langkah-langkah membuat Facebook Ads di bawah.


7. Biaya Facebook Ads yang Murah

Dibandingkan dengan channel iklan lainnya, Facebook Ads bisa dibilang memiliki biaya iklan yang murah. Dengan Rp 10.000,- Anda sudah bisa menyewa iklan di Facebook Ads. Tidak hanya itu, Facebook Ads juga memiliki fitur pengoptimalan anggaran iklan yang memaksimalkan jangkauan iklan namun dengan biaya yang terjangkau. Jika Anda sudah mahir memilih audiens iklan Anda, Facebook akan memberikan harga iklan yang sangat murah.


• Jenis Facebook Ads

Ada berbagai jenis Facebook ads yang bisa Anda gunakan. Dengan mengetahuinya, Anda bisa menilai model manakah yang paling tepat untuk mendongkrak bisnis Anda.

Berikut jenis Facebook ads dan ulasannya.

1. Facebook Photo Ad

Yang pertama, ada Facebook Photo Ad. Jenis Facebook ads ini merupakan yang termudah. Sebab, Anda hanya perlu memberikan foto, tombol CTA, dan juga link.

Facebook photo ad cocok digunakan untuk promosi produk. Karena, perhatian orang-orang akan langsung tersedot pada gambar.

Oleh karena itu, gunakanlah foto yang powerful, memiliki resolusi bagus, serta menyampaikan pesan dengan tepat. Selain itu, pastikan ukuran yang digunakan sudah tepat.

Facebook Photo Ad Ukuran = (px)

Beranda = 1080×1350

Kolom Kanan = 1200×1200

Arikel Instan = 1200×1200

Marketplace = 1200×1200

Stories = 1080×1920

   

2. Facebook Video Ad

Ingin membuat iklan Anda tidak membosankan? Facebook video ad bisa menjadi solusinya.

Dengan format video, iklan Anda dapat mencapai beberapa tujuan. Untuk memamerkan produk dan layanan, menarik perhatian dengan cepat, serta mengarahkan calon pelanggan ke action tertentu.

Berapa lamakah durasi yang disediakan untuk Facebook video ad? Simak tabel berikut.

Facebook Video Ad Durasi Maksimal (menit)

Facebook Feed = 240

Marketplace = 240

Beranda Messenger = 240


3. Slideshow

Jika Anda ingin mengiklankan berbagai produk atau layanan dalam sekali postingan, slideshow adalah cara yang tepat. Anda bisa mengombinasikan gambar, video, teks, hingga suara sehingga informasi yang tersampaikan lebih maksimal.

Facebook memberikan Anda kesempatan membuat slideshow ad dengan jumlah 3 sampai 10 gambar. Selain itu, Anda juga bisa memberikan efek sendiri pada gambar, lho!


4. Carousel

Berikutnya, ada carousel. Sekilas, mungkin jenis Facebook ads ini agak mirip dengan slideshow. Namun, sebenarnya ada perbedaan yang cukup besar. Mari lihat contoh carousel ad berikut ini.

Pada slideshow, satu per satu gambar akan muncul secara bergantian pada satu tampilan. Sedangkan carousel mampu langsung menampilkan deretan gambar dalam satu tampilan.

Menariknya lagi, Anda bisa menyematkan tombol CTA pada setiap gambar. Itu artinya, kesempatan untuk mendapatkan konversi dari berbagai promosi produk akan semakin lebar. Menarik, bukan?


5. Instant Experience

Berbeda dengan jenis Facebook ads sebelum-sebelumnya, instant experience dibuat untuk mengoptimalkan promosi pada seluler. Dengan instant experience, audiens akan mendapatkan iklan yang lebih interaktif.

Cara kerjanya mirip dengan iklan pada stories Instagram. Audiens bisa melakukan swipe, menggeser gambar, menonton video, dan banyak lagi. Apalagi dengan tampilan iklan yang full-screen, tentunya promosi menjadi lebih menarik.


6. Koleksi

Koleksi adalah jenis Facebook ads yang masih berhubungan dengan instant experience. Sebab, biasanya koleksi tampil bersama instant experience. Koleksi bisa tampil secara full-screen pada seluler. Audiens akan menemukan katalog produk bersamaan dengan foto ataupun video yang Anda tampilkan. Tentunya, ini memudahkan audiens dalam mempelajari penawaran Anda. Selain itu, konversi pun jadi lebih cepat dilakukan.

Mengoptimalkan facebook untuk Bisnis Online

1. Gunakan Facebook Fanspage Bukan Facebook Personal

Langkah awal untuk menjalankan strategi pemasaran bisnis mengunakan facebook adalah mengetahui karakteristik facebook itu sendiri. Didalam facebook terdapat facebook personal dan fanspage. Untuk pemasaran via Facebook, gunakanlah fanspage bukan Facebook personal.

Mengapa facebook fanspage? Hal ini dikarenakan facebook personal terbatas hanya bisa menampung 5000 friends, lain halnya dengan facebook fanspage, fanspage bisa menampungfriends dalam bentuk like tidak terbatas, sehingga tidak aneh ada akun merek atau public figure difanspage yang memiliki jumlah like mencapai ratusan ribu bahkan jutaan.


2. Gunakanlah Fitur Penjadwal Status Otomatis

Gunakan fitur yang disediakan Facebook, fitur ini adalah fitur penjadwal status secara otomatis. Kita bisa gunakan fitur update status terjadwal ini untuk memudahkan update status di Facebook saat kita sibuk. Fitur ini adalah fitur penjadwal otomatis yang berfungsi untuk memudahkan proses update status.


3. Buatlah Perencanaan Konten Facebook

Tips yang penting untuk memaksimalkan facebook marketing adalah dengan membuat perencanaan konten. Konten yang terencana membantu pemasar atau pebisnis untuk menentukan arah strategi konten pemasaran yang akan dilakukan melalui Facebook. Beberapa contoh perencanaan konten tersebut bisa berisi kapan status akan dipublish serta isi statusnya.

Berikut ini beberapa status yang bisa dibuat untuk Facebook marketing, misalnya status updateyang bermanfaat : Berisi tips, link artikel, kutipan, gambar yang menarik dan berbagai artikel bermanfaat. Kemudian status berisi produk-produk yang dijual ataupun status update tentang produk atau promo terbaru.


4. Gunakan Facebook Ads (Iklan Facebook)

Kita bisa menggunakan fitur facebook Ads dengan harga terjangkau untuk meningkatkan jumlahlikes dari fanspage kita. facebook Ads ini sangat berguna untuk mengiklankan produk kita ke target market yang tersegmen misal wanita/pria, usia tertentu, area tertentu, dll.


5. Lakukan Percakapan

Aktiflah membangun percakapan dengan fans kita, percakapan penting untuk membangun relasi dengan calon konsumen. Jika ada pertanyaan, responlah maksimal 1×12 jam.


6. Lakukan Pengukuran Efektivitas (Measurement)

Hal yang tidak boleh dilupakan adalah perlunya melakukan pengukuran secara rutin, fitur pengukuran (measurement) ini dapat ditemukan di bagian kanan atas (view insight) dari tampilanfanspage kita. Pengukuran ini sangat penting untuk evaluasi, serta berperan untuk mengukur sejauh mana efektivitas strategi pemasaran yang sudah kita lakukan melalui facebook.


7. Fokuslah Untuk Memperbesar Like

Fokuslah untuk memperbesar like. Jumlah like adalah jumlah calon konsumen kita. Semakin besar jumlah like kita maka semakin besar calon pembeli kita. Buatlah target jumlah like yang ingin kita peroleh, kemudian jangan lupa lakukan monitoring, pastikan target yang kita buat dapat tercapai.


8. Mulailah Untuk Jualan dengan Facebook

Untuk jualan, kita bisa menggunakan banner fanspage, status gambar. Pastikan jika ada promosi produk, gambar atau posternya harus jelas dan juga yang tidak boleh dilupakan adalah adanya info kontak informasi yang bisa dihubungi oleh calon pembeli.


9. Lakukan Facebook Marketing dengan Konsisten

Hal yang penting dalam strategi pemasaran melalui social media facebook ini adalah kita harus konsisten untuk update status. Berdasarkan riset mashable serta pengalaman kami menghandle klien, jumlah efektif update status adalah 4-6 status per hari.

Permasalahan yang kerap dialami oleh pebisnis pemula adalah seringnya tidak konsisten saat menjalani strategi facebook marketing. Salah satu solusi yang bisa dilakukan agar kita konsisten menjalankan facebook marketing adalah perlunya rekrutmen orang khusus atau tim yang nantinya akan bertanggung jawab menangani facebook kita.

Sekarang Anda sudah punya halaman di Facebook, dan dapat mengetahui manffat facebook dalam bisnis online.